Selasa, 09 Juni 2015

Pentingya Doa

Berdoa adalah sarana yang kita untuk berbicara langsung dengan Tuhan. Sarana bagi kita untuk bisa berterimakasih akan segala yang telah Tuhan berikan kepada kita, cara kita juga untuk bercerita akan keluh kesah yang sedang kita alami. Berdoa dengan segala kesungguhan tanpa kemunafikan itulah yang Tuhan inginkan.

Namun terkadang kita lupa dengan yang namanya berdoa, terlupakan karena aktifitas kita yang padat. Kita bangun tanpa pernah berdoa untuk aktifitas yang akan kita jalani pada hari tersebut. Kita makan tanpa pernah berterima kasih akan makanan yang telah disediakan oleh Tuhan. Kita lupa akan segala yang telah Tuhan mudahkan untuk kita jalani pada hari tersebut. Dan kita juga lupa untuk berdoa perlindungan ketika kita untuk tidur pada malam harinya. Apakah kita secara sadar atau tidak melakukan kegiatan tersebut? lupakah kita akan Tuhan Allah yang menciptakan kita? Atau sudah kuat kah kita hidup tanpa pertolongan-Nya?

Saudara saudari yang terkasih dalam Tuhan, Tuhan sebenarnya menginginkan kita untuk tetap selalu berelasi dengan-Nya melalui doa yang kita selalu lakukan. Dengan demikian akan terjadi relasi yang baik antara Tuhan dengan umat-Nya. Ia menginginkan kita untuk tetap berdoa selalu dalam keadaan sedih maupun susah, kita tak boleh melupakan doa begitu saja karena itu bukan yang Tuhan inginkan. Marilah sekarang kita mulai hidup doa kita yang baru karena dengan doa kita akan semakin kuat.

                                                             Marilah kita berdoa
Ya Allah Bapa di Surga, Putera Tunggal-Mu Yesus Kristus Tuhan telah banyak mengajarkan kepada kami arti doa sesungguhnya. Maafkan lah kami yang selalu meninggalkan hidup doa kami karena kesengajaan kami, karena kesibukan dunia kami. Bantulah kami agar kami dapat kembali hidup dengan berdoa selalu dan memperbaiki relasi kami dengan Engkau. Kami disini percaya akan segala sesuatu yang kami hadapi akan selesai jika dibantu dengan giat berdoa dan terus membangun hubungan baik dengan Tuhan. Terimakasih Bapa Allah di Surga, terimakasih Yesus Tuhan. Kami serahkan hidup doa kami ke dalam Tangan-Mu yang menyelamatkan. Demi Kristus Tuhan dan Penyelamat kami. Amin 

Kamis, 04 Juni 2015

Maafkan jika ku salah

Memaafkan ataupun meminta maaf bagi sebagian orang merupakan hal yang sulit dilakukan, mengingat akan kesalahan yang telah dibuat ataupun perbuatan orang lain yang kita pandang jahat.
Bagi sebagian orang meminta maaf lebih sulit dibandingkan dengan memaafkan, namun demikian tak banyak juga orang yang sulit untuk memaafkan orang lain. Mengapa demikian? Padahal dalam Al-Kitab Matius 18 : 21 - 22 " Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?"  Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali".".

Tuhan Yesus sendiri memandang baik tentang hal memaafkan, dan mewajibkan kita para umatnya untuk saling memaafkan satu salam lain dan membawa damai sejahtera yang Ia tinggalkan bagi kita. Mengapa kita masih enggan untuk meminta maaf? Janganlah "ahh masak dia tidak mau memaafkan saya? pasti maaf-in saya walau saya gak minta maaf" sekali lagi jangan berfikir seperti itu, karena hati orang tidak ada yang tahu. Siapa tahu orang tersebut masih menyimpan dendam terhadap kita? dan kita yang seharusnya meminta maaf malah hanya diam saja san berakibat orang tersebut memiliki dendam dan jatuh kedalam dosa secara tidak langsung. 

Kita pun juga harus bisa memaafkan orang lain akan kesalahan mereka. Tidak usah menunggu mereka meminta maaf, mengapa demikian? Karena memaafkan bukan hanya sekedar kata yang harus diucapkan, melainkan perbuatan kita yang sesungguhnya. Ketika bertemu dengan seseorang yang dulu pernah berbuat salah terhadap kita sudah ataupun belum ia meminta maaf kepada kita, cobalah untuk lupakan kesalahan mereka, coba untuk ikhlas kan kesalahan mereka yang lalu. Janganlah diungkit2 kesalahan mereka lagi karena akan memperburuk keadaan.

Tuhan telah mengajarkan kita untuk saling maaf-memaafkan oleh karena itu marilah kita mengubah sedikit arah hati kita kepada Tuhan yang Menyelamatkan dan Pemaaf. Dalam doa Bapa Kami "Ampunilah kami seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami". Jelas sekali bahwa tanpa adanya pemberian maaf yang kita berikan kepada orang lain, itu bukan yang Tuhan Yesus inginkan untuk kita perbuat.

SUDAH KAH KITA MEMINTA MAAF KEPADA TUHAN YESUS SENDIRI ???

Marilah kita berdoa

Tuhan Yesus, Bapa di Sorga terimakasih karena hari ini Engkau masih memberikan kami harapan untuk hidup lebih baik dan memberikan segala kecukupan kepada tiap-tiap kami. Kami lebih-lebih ingin meminta maaf kepada Engkau ya Tuhan atas segala ke egoisan kami dalam kehidupan kami. Kami lebih sering menyimpan dendam dengan sesama kami bukannya memberikan maaf dan menciptakan damai sejahtera yang Engkau tinggalkan bagi kami. Bantulah kami ya Yesus Tuhan untuk memperbaharui hidup iman kami untuk rela memaafkan, untuk sanggup mengikhlaskan segala bentuk kesalahan orang lain terhadap diri kami masing-masing. Terimakasih Tuhan, Bapa di Sorga. Kami serahkan hidup kami kedalam tangan-Mu yang Menyelamatkan. Demi Kristus Tuhan dan Penyelamat kami. AMIN