Bermain merupakan satu hal yang mengasyikan bukan? tentu saja kebanyakan orang sependapat dengan hal itu. Banyak sekali orang yang secara sadar ataupun tidak sadar berusaha menyibukkan dirinya sendiri di dunia ini hanya sekedar untuk mengisi waktu luang maupun memprioritaskan kegiatan yang ia lakukan. (Kegiatan yang dimaksudkan ialah seperti halnya bermain, bekerja, ataupun kegiatan lainnya)
Lalu apa hubungannya dengan "Carilah Maka Akan Diberikan-Nya"? Menjadi sebuah kalimat yang sebenarnya cukup mudah kita pahami namun sulit untuk di lakukan. Dalam Matius 6 : 33 mengatakan bahwa "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu
akan ditambahkan kepadamu". Ada dua hal utama yang bisa saya jelaskan secara singkat untuk menjelaskan ayat tersebut yakni,
Pertama, kita harus mengetahui seberapa besar kerugian ataupun manfaat yang kita lakukan selama melakukan kegiatan yang kita lakukan. Jika kita tau bagaimana kerugian yang akan kita lakukan sepertinya halnya memakai narkoba atau memanfaatkan orang lain untuk semata-mata mengambil keuntungan kita sendiri maka segeralah sadar dan berhenti melakukan segala kegiatan tersebut. Namun jika kegiatan tersebut positif hendaklah kita meneruskannya dan meminta bantuan kepada Tuhan untuk terus selalu menuntun kita dijalan-Nya
Kedua, kegiatan yang kita lakukan semata-mata untuk menguntungkan diri kita sendiri atau untuk tujuan mulia yaitu memuliakan Tuhan Allah? Jika kita dengan tujuan menguntungkan diri sendiri maka tentu saja ini keluar dari konteks kita anak Tuhan, kita yang tertawa diatas penderitaan orang lain. Kita yang senang ketika kita menang namun menjadi sombong dan tidak perduli terhadap orang lain di sekeliling kita. Tuhan tidak menginginkan kita hidup seperti itu.
Bukan dunia lah yang kita kerja namun Allah yang harus kita utamakan. Semua yang ada di dunia ini tidak ada apa-apanya dibanding dengan kerajaan Surga. Jika kita tetap berpegang teguh akan nafsu duniawi akan harta tahta maupun segalanya pastilah kita akan dapat namun belum tentu kita mendapat bagian akan Kerajaan Allah. Namun jika kita mencari tahu bagaimana Allah menciptakan bumi, bagaimana Allah mampu mengeluarkan Israel dari perbudakan di Mesir, bagaimana Tuhan Yesus menebus dosa kita, dan bagaimana cara kita mewartakan kabar Keselamatan yang Yesus ajarkan mungkin tidaklah sulit bagi kita untuk mendapat segalanya. Karena jika kita mencari kerajaan Allah dan kebenarannya maka semua itu akan diberikan kepada kita yang meng-Imani Dia.
Saudara saudari yang terkasih dalam Yesus, kenapa kita harus mengejar harta duniawi yang tak pernah akan kita bawa mati kelak? mengapa kita harus mengejar jabatan duniawi yang pada akhirnya kita tak membawanya dihadapan Tuhan? Kenapa kita mengejar sesuatu yang pada akhirnya kita tinggalkan? Kenapa kita harus menomer satukan nafsu duniawi kita, menomer satukan waktu duniawi kita? sedangkan Tuhan Yesus sendiri kita nomer duakan. Mengapa demikian? Padahal Yesus sendiri sudah mengatakan bahwa dengan mencari kerajaan Allah dan kebenaran-Nya maka semua itu alan diberikan kepada kita. Tak usah kita perlu bersusah payah mengejar duniawi ketika kita sudah tau bahwa Allah tidak pernah meninggalkan kita dan menyusahkan kita, malah Ia menyediakan tempat sempurna bagi kita yang mau mengikuti Dia secara utuh dan tulus dalam ajaran-Nya.
Tak pernah ada kata rugi ataupun menyesal ketika kita sudah mengenal Yesus. Karena dia sang Juru Selamat. Tinggalkanlah nikmat duniawi ini dan beralih lah kepada Yesus yang menyelamatkan. Carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya maka segala sesuatu yg kita butuhkan Tuhan tidak ragu untuk memberikannya. Tuhan Yesus Memberkati. AMIN
Marilah kita berdoa
Ya Allah Bapa di Sorga, Tuhan Yesus terimakasih atas segala kecukupan yang telah Engkau berikan kepada kami. Kami senantiasa hendak memuliakan nama-Mu dan segala rahmat yang telah Kau berikan untuk kami. Pada hari ini kami menyesal telah mengutamakan nafsu duniawi kami, kami menyesal telah menomer duakan Engkau ya Allah Bapa. Saat ini sentuh lah hati kami untuk bisa beralih kepada Engkau yang utama, dan mengesampingkan nikmat dunia ini yang hanya sementara. Kami menyesal akan segala perbuatan kami yang tidak mengutamakan Engkau ya Allah. Mulai saat ini kami berkomitmen akan selalu terus mencari Kerajaan-Mu dan segala kebenarannya, sehingga kami dapat hidup dengan kasih Tuhan yang menyelamatkan. Terimakasih Tuhan waktu dan hidup kami serahkan kedalam tanganmu yang menyelamatkan. Demi Yesus Tuhan dan Juru Selamat kami. AMIN
Tidak ada komentar:
Posting Komentar